Aplikasi “Pembersih” Malah Membuat Smatphone android Menjadi Lemot? - Pasti bagi sebagian pemilik smartphone sangat kesal
dengan yang namanya lelet atau lemot. Ditengah aktivitas yang super padat mengharuskan
anda untuk berkomunikasi yang cepat. Tetapi sunguh sangat disayangkan bagi anda
yang menginginkan untuk menggunakan smatphone yang tidak lelet/lemot ini bisa
di wujudkan sepenuhnya. Tentunya ada beberapa faktor yang membuat smartphone
anda menjadi lemot/lelet. Yaitu berasal dari aplikasi yang sering kali anda
download dan anda mengistalnya di android anda.
Dan sangat disayangkan sekali aplikasi yang menurut anda adalah membuat
smartphone Android berjalan cepat seperti aplikasi ‘Pembersih’ atau cleaner
justru bisa jadi berfungsi sebaliknya yaitu akan membuat ponsel pintar menjadi
lelet dan super lemot. Lalu apakah benar aplikasi pembersih yang seharusnya
bisa membuat smartphone Android cepat malah bisa membuat sebaliknya yaitu
membuat lelet atau lemot?
Aplikasi Pembersih Belum Tentu Menjamin Mempercepat Kinerja Smartphone
Ponsel pintar memang memiliki sisa-sisa tembolok
(cache) dari sistem seperti halnya komputer (PC). Nah dari sissa-sisa
tembolok (cache) dari sistem ini maka diperlukan pembersihan agar perangkat
kembali bersih dan membuat kinerjanya menjadi normal kembali. Jika pada
komputer atau PC kita mengenal aplikasi pembersih cache populer seperti CC
Cleaner dan Tune up Utilities maka di smartphone Android kita mengenal aplikasi
Clean Master.
Aplikasi Clean Master memang sangat populer di
kalangan pengguna perangkat berbasis Android. Pasalnya aplikasi yang juga
bisa ‘membebaskan’ RAM dan ‘membunuh’ aplikasi ini tercatat telah terpasang di
lebih dari setengah miliar perangkat berbasis Android.
Dari angka ini memang nampak secara kasat mata bahwa aplikasi ini banyak
berguna, namun ternyata tak sedikit pula dari penggunanya yang menyatakan bahwa
aplikasi ini justru menjadi membuat perangkat berbasis Android menjadi lelet.
Benarkah demikian?
Bagaimana
Android Menangani RAM dan Aplikasi
Untuk menjelaskan bagaimana aplikasi pembersih cache
ini bekerja dan mempengaruhi kinerja smartphone kita perlu mengetahui terlebih
dahulu bagaimana Android menangani RAM. RAM sendiri yang berarti Random Access
Memory merupakan jenis memory (penyimpanan) yang sangat cepat,
namun kemampuannya akan menghilang ketika perangkat dimatikan. Nah dari sini
RAM akan berguna hanya untuk menyimpan informasi temporer (sementara) di mana
ketika semakin sering digunakan maka RAM ini akan banyak berubah.
Pelajari Dahulu
Sistem Kinerja RAM Diperangkat PC
Di sistem operasi Windows pada PC seseorang bisa saja merakit sendiri
kapasitas RAM yang akan disematkan pada perangkatnya. Mereka bisa melakukan
bongkar pasang RAM sendiri untuk disesuaikan dengan keinginannya. Dengan adanya
kebebasan melakukan perakitan atau bongkar pasang ini maka mereka pemilik PC
bisa leluasa menjalankan program yang paling berat untuk bisa dijalankan.
Sebab dengan mengganti RAM yang lama dan memasang RAM baru dan yang jauh
besar kapasitasnya maka PC pun akan memiliki cukup ruang yang besar untuk
beroperasi. Selanjutnya dalam RAM di PC ini ketika RAM terisi penuh, sistem
operasi Windows akan ‘dipaksa’ untuk mulai menggunakan ruang hard
drive sebagai virtual RAM. Di sini perlu kita ketahui bersama bahwa
virtual RAM yang diperankan hard drive akan jauh lebih lambat dari
RAM sebenarnya.
Kinerja
RAM di Perangkat Smartphone Android
Bila Anda telah memahami kinerja RAM di perangkat PC,
maka untuk penerapan kinerja RAM di smartphone Android tidak memiliki konsep
yang sama. Mengapa demikian? Sebab pada ponsel pintar Android ini ada sebuah
sistem yang memiliki ‘petugas’ sendiri untuk mengatur RAM buat aplikasi dan
juga untuk memastikan RAM digunakan seoptimal mungkin. Bahkan, sistem operasi
Android ini ternyata juga mampu memuatkan aplikasi ke dalam RAM demi performa
lebih baik.
Pada perangkat seluler, setiap bit kecepatan yang ada memang sangat penting
untuk penggunaan perangkat yang baik. Dari sini maka sebenarnya tetap
membiarkan aplikasi berjalan di RAM merupakan hal yang bagus.
Maka kesimpulannya jika Anda memang ingin menggunakan aplikasi dalam jumlah
yang banyak maka dianjurkan agar Anda memiliki
model smartphone dengan RAM lebih besar. Sebab jika Anda mengandalkan
aplikasi pembersih cache maka hal ini akan tidak berdampak apapun. Kalaupun ada
dampak maka aplikasi pembersih ini hanya akan berperan sedikit saja. Terlebih
bila Anda menginstall aplikasi pembersih abal-abal, maka tidak menutup
kemungkinan smartphone Anda akan menjadi lebih lambat alias lelet.

Oh jadi tidak membutuhkan sebuah aplikasi
BalasHapuscuman harus mengenal hp itu saja sendiri ya gan
memang sangat merepotkan kalo belum tau
BalasHapusjadi tidak terlalu membutuhkan apk pembersih ya gan
BalasHapusmakanya daripada donlot aplikasi gituan,mending rawat aja tuh hape yang bener,biar gak cepet rusak :v
BalasHapusternyata mmng bner ya gan bwt lelet
BalasHapusmemang bener lelet gan
BalasHapusemang bener gan lelet bgt
BalasHapusMakasih Gan Infonya
BalasHapusoo jadi gitu yaa.. hmm baru tau, kadang nyadar sih aplikasi pembersih bikin "ringan" , tapi terkadang.
BalasHapusSelain buat lelet aplikasi pembersih juga bikin boros batre gan
BalasHapusiya gan bikin lelet aja makan ram
BalasHapus